Manajemen Kawasan Berikat
Prinsip dasar dari proses otomasi peraturan kepabeanan ini adalah menyematkan code dan nomor bea cukai di dalam data inventory setiap barang yang diterima, diproduksi, digunakan sendiri, ataupun di jual. Dengan menyematkan informasi kepabeanan ke dalam inventory sistem, maka dengan demikian user dapat memonitor kondisi setiap barang tersebut sejak penerimaan hingga barang itu habis digunakan atau dijual.
Bea Cukai Configurations (BC Code & BC Product Category)
UntaERP System mendukung sebagian besar kebutuhan proses otomasi pembuatan dokumen-dokumen yang terkait dengan peraturan kepabeanan di Indonesia.
Hal pertama yang perlu dikonfigurasi untuk keperluan modul kepabeanan ini adalah konfigurasi jenis dokumen bea cukai seperti BC nomor 2.3 untuk import, 2.4 untuk penjualan lokal, 2.7 untuk antar kawasan berikat, 3.0 untuk penjualan export, 4.0 untuk pembelian barang lokal, 4.1 untuk penjualan lokal tanpa kandungan import, dan yang lainnya.
User juga perlu mengkonfigurasi Kategori Produk (BC Product Category) sesuai dengan peraturan kepabeanan dan melekatkan setiap BC Product Category yang sesuai di dalam data produk-produk atau material yang dimiliki oleh perusahaan. Di dalam konfigurasi BC Product Category user dapat mendefinisikan informasi tentang:
- Nama dan HS Code setiap BC Product Category,
- Nilai dalam nominal atau persentase Biaya Freight,
- Nilai dalam nominal atau persentase Biaya Insurance,
- Nilai dalam nominal atau persentase Biaya Import Duty.
Packing Slip (Packing List) Automation
Fitur Packing Slip ini digunakan untuk mencatat dan memonitor kegiatan penerimaan barang dari supplier sesuai dengan packing list, PO atau invoice yang diterima oleh perusahaan dari supplier. Untuk setiap kelompok penerimaan, misalnya per supplier, maka kemudian sistem akan secara otomatis atau secara manual (jika diinginkan) menyematkan code dan nomor bea cukai kedalam barang yang akan diterima.
Berbeda dengan fitur Penerimaan (Material Receipt) untuk perusahaan non-berikat, untuk perusahaan berikat seluruh penerimaan terlebih dahulu melalui proses pembuatan dokumen packing slip ini. Baru kemudian dari fitur ini, user dapat membuat (generate) secara otomatis dokumen penerimaan yang akan terhubung dengan fitur-fitur lain seperti posting jurnal penerimaan dan invoice.
Shipment Arrangement Management
Fitur ini digunakan bagi perusahaan untuk melakukan perencanaan dan pengaturan pengiriman barang kepada customer. Fitur ini secara umum sebenarnya adalah fitur untuk mengkonsolidasi antara SO, Customer Shipment, Invoice Customer, serta pencatatan transaksi ke dalam catatan kepabeanan.
Import Content on Manufacturing
Dengan mengimplementasikan modul kepabeanan di dalam aplikasi UntaERP System, maka dengan sendirinya fitur Production (Process) Manufacturing akan secara otomatis melakukan pencatatan dan perhitungan kandungan import dari setiap WIP hingga Produk Jadi secara terperinci dan mendalam sesuai dengan pemakaian item barang import yang digunakan sebagai material produksi.
Import Duty Amount
Fitur ini digunakan saat pembuatan Invoice untuk customer saat pengiriman barang apabila perusahaan berkeinginan melakukan pencatatan dan perhitungan tersendiri sesuai dengan hasil dari fitur Import Content On Manufacturing. Namun apabila perusahaan berketetapan untuk menggunakan perhitungan dari aplikasi yang disediakan oleh Bea Cukai, maka user diharuskan menyertakan dokumen perincian biaya-biaya kandungan import secara manual.
Untuk perusahaan yang ingin melakukan perhitungan tersendiri, maka UntaERP System akan melakukan perhitungan secara otomatis untuk biaya-biaya CIF, dan pajak Ekspor bersamaan dengan pembuatan invoice untuk customer. Perhitungan tersebut dilakukan khususnya untuk barang-barang yang dijual untuk lokal.
Internal Tracking on BC Transaction
Untuk setiap aktifitas transaksi yang melibatkan peraturan kepabeanan, maka user dapat memonitor link terhadap dokumen-dokumen transaksi seperti penerimaan barang dan pengiriman barang melalui fitur Bea Cukai Information.
Fitur Window dan Laporan Bea Cukai
Di dalam peraturan kepabeanan salah satunya adalah akses bagi Bea Cukai untuk dapat melihat daftar transaksi yang telah dilakukan oleh perusahaan baik Bea Masuk maupun Bea Keluar.
Untuk keperluan tersebut dengan kemampuan UntaERP untuk diakses melalui web-client, maka perusahaan dapat membuatkan sebuah user account bagi Bea Cukai untuk dapat login ke dalam sistem UntaERP dan melihat window dan report yang dikhususkan bagi Bea Cukai sesuai dengan peraturan kepabeanan yang berlaku.
Saat ini UntaERP System telah menyediakan laporan-laporan 4 bulanan kepabeanan seperti:
-
- Laporan Barang-barang Work In Process,
- Laporan Bahan Baku dan Barang Penolong,
- Laporan Produk Jadi,
- Laporan Barang-baran scrap,
- Laporan Mesin dan Perlengkapan Kantor.
